Konawe – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT SCM) menyerahkan bantuan renovasi dan fasilitas penunjang pendidikan bagi sekolah di wilayah lingkar tambang Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Senin (4/5/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian upacara Hardiknas di Lapangan Kantor Bupati Konawe. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, kepada perwakilan guru SDN Lalomerui dan SDN Wiwirano Atas, disaksikan Bupati Konawe bersama unsur Forkopimda.
Didik Fotunadi mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah lingkar tambang.
“Pendidikan menjadi salah satu fokus utama kami. Melalui program ini, kami berharap fasilitas yang lebih baik dapat mendukung proses belajar mengajar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Routa,” ujarnya.
Bantuan renovasi meliputi pembangunan rumah dinas guru, ruang komputer, serta kantin sehat di SDN Lalomerui, Desa Lalomerui dan SDN Wiwirano Atas, Desa Walandawe.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat bagi siswa.
Sementara itu, salah satu perwakilan guru SDN Wiwirano Atas menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PT SCM.
“Kami sangat terbantu dengan adanya fasilitas ini. Selama ini keterbatasan sarana menjadi tantangan, dan bantuan ini tentu sangat berdampak bagi kegiatan belajar mengajar,” katanya.
Program renovasi ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT SCM di bidang pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp4,1 miliar untuk periode 2025–2026.
Selain pembangunan fisik sekolah, PT SCM juga menjalankan program insentif bagi guru honorer. Program yang dimulai sejak 2024 ini awalnya menyasar empat guru, dan kini telah menjangkau 45 guru di Kecamatan Routa dengan total anggaran tahun 2026 sebesar Rp737 juta.
Tak hanya itu, PT SCM juga mengembangkan program beasiswa bagi mahasiswa asal Routa. Hingga 2026, jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 136 mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, Makassar, hingga daerah lainnya di Indonesia, dengan total anggaran lebih dari Rp1,5 miliar sejak 2024.
Bupati Konawe dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi kontribusi PT SCM terhadap sektor pendidikan di daerahnya.
“Kami menyambut baik dukungan dari dunia usaha, khususnya PT SCM, yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan di Konawe,” ujarnya.
Melalui berbagai program tersebut, PT SCM menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah sekitar tambang. Momentum Hardiknas pun menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
