UNAAHA, KONAWEINFO.COM– Pemerintah Kabupaten Konawe menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi kerakyatan dengan mengikuti peluncuran nasional Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar serentak secara virtual pada Senin, 21 Juli 2025.
Acara nasional tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Klaten, Jawa Tengah, dan diikuti secara daring oleh 38 gubernur, 314 bupati/wali kota, serta para lurah dan kepala desa se-Indonesia.
Di Konawe, kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati (Inowa), dan dihadiri oleh Bupati Konawe Yusran Akbar, Sekretaris Daerah Ferdinand Sapan, Ketua DPRD Konawe Made Asmaya, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD se-Kabupaten Konawe.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar utama dalam memperkuat ekonomi rakyat kecil. Menurutnya, koperasi adalah perwujudan nyata dari semangat gotong royong dan kedaulatan ekonomi rakyat.
“Koperasi adalah simbol gotong royong dan kedaulatan ekonomi rakyat. Kita harus hentikan ketergantungan pada pangan impor,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa koperasi desa akan menjadi alat penting dalam memberantas praktik rentenir dan tengkulak yang selama ini membebani petani dan pelaku usaha kecil di desa.
“Kita sedang membangun koperasi modern, digital, dan berdaulat. Ini adalah wajah baru ekonomi kerakyatan,” ungkap Zulkifli.
Ia menambahkan, hingga saat ini lebih dari 8.000 koperasi telah terbentuk dan mulai beroperasi. Pemerintah menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Indonesia aktif dalam program ini dalam waktu tiga bulan ke depan.
Program Koperasi Merah Putih digagas sebagai upaya strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta menciptakan sistem ekonomi nasional yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
