UEPAI, KONAWEINFO.COM – Setelah sempat membuat panik warga di Kecamaran Uepai, Kabupaten Konawe, pihak pengelola Bendungan Ameroro akhirnya memberikan klarifikasi terkait bunyinya sirine peringatan pada Senin pagi (24/6/2025) sejak pukul 08.00 WITA.
Kepala Unit Pengelola Bendungan Ameroro BWS Sulawesi IV Kendari, Sunoto, ST, menyampaikan bahwa penyebab utama aktifnya sirine adalah kesalahan sistem yang bersumber dari gangguan pada server pusat.
“Bukan karena kondisi darurat atau bahaya di waduk. Yang terjadi adalah error pada sistem pusat. Jadi, mohon warga tidak panik,” ujar Sunoto dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa kondisi waduk saat ini sepenuhnya aman. Tidak ditemukan anomali atau gangguan struktural pada bendungan.
“Kami sudah cek langsung. Waduk dalam keadaan normal, tidak ada kelainan apapun,” tegasnya.
Sunoto juga menyebut pihaknya masih melakukan komunikasi dengan vendor sistem yang berbasis di Jakarta untuk memastikan kendala server segera diatasi dan tidak terulang.
“Kami terus berkoordinasi agar sistem kembali stabil. Ini murni masalah teknis di pusat data,” tambahnya.
Sebelumnya, warga di sekitar Bendungan Ameroro sempat panik dan sebagian memilih meninggalkan rumah setelah sirine berbunyi tanpa penjelasan. Namun situasi kini berangsur kondusif pasca penjelasan dari pihak pengelola.
