Konaweinfo.com, – Kabar duka datang dari Tanah Papua. Dua kakak beradik asal Desa Puday, Kecamatan Wonggeduku Barat, Sulawesi Tenggara menjadi korban serangan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Salah satu dari mereka, Yuda Lesmana (36), ditemukan tak bernyawa dan telah dievakuasi. Sementara sang adik, Riki Rahmat (34), hingga kini masih dalam pencarian.
Yuda Lesmana bukan orang baru di Papua. Sejak 2018, ia merantau untuk mengadu nasib di sana. Setelah sempat pulang ke kampung halamannya di Konawe pada 2023, Yuda kembali ke Papua pada Juli 2024. Tekad untuk memperbaiki nasib membuatnya kembali ke tanah rantau, meski tantangan dan risiko tak pernah kecil.
Pada 2 April 2025, Yuda mengajak adiknya, Riki Rahmat, yang tinggal di Desa Ranomolua, Kecamatan Besulutu, untuk ikut bersamanya merantau ke Papua. Riki pun meninggalkan kampung halamannya dan dua anak yang masih kecil, demi mencari penghidupan yang lebih baik.
“Riki ikut Yuda merantau ke Papua awal April kemarin. Tapi sekarang kami justru dapat kabar duka. Yuda sudah ditemukan dalam keadaan meninggal, sedangkan Riki belum diketahui nasibnya,” ujar Irfan (52), paman korban, dengan suara berat, Jumat (11/4/2025).
Ia mengatakan bahwa proses pencarian terhadap Riki masih terus dilakukan oleh aparat dan tim gabungan.
Yuda sendiri diketahui sudah lama berpisah dengan istrinya, sekitar tujuh tahun lalu, dan sempat berdomisili di Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Hidupnya yang keras tak membuatnya patah semangat, bahkan ia berusaha membawa adiknya ikut mengubah nasib di perantauan.
Kini, keluarga besar di Konawe hanya bisa berharap ada keajaiban di tengah duka yang mendalam. Pemerintah daerah dan aparat keamanan turut membantu proses pencarian dan pemulangan jenazah.
