blank
Beranda /Daerah /APNI Klaim Pemegang Kontraktor Tunggal Bososi Pratama, Pengusaha Diminta Waspada Penipuan

APNI Klaim Pemegang Kontraktor Tunggal Bososi Pratama, Pengusaha Diminta Waspada Penipuan

Kendari– Direktur Utama PT Ana Pangeran Nikel Indonesia (APNI), Ana Shela Tiara, mengimbau para pengusaha dan pihak terkait agar berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan Surat Perintah Kerja (SPK) dengan mengatasnamakan PT Bososi Pratama.

Ana menegaskan, berdasarkan informasi yang disampaikannya, PT APNI merupakan pemegang SPK tunggal yang resmi dari PT Bososi Pratama. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku memiliki atau menjanjikan SPK tersebut.

Imbauan itu disampaikan Ana menyusul adanya laporan mengenai sejumlah pihak yang disebut-sebut mendapat janji SPK dari oknum yang mengatasnamakan PT Bososi Pratama.

“Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang mendapatkan janji SPK di PT Bososi Pratama untuk lebih berhati-hati. Karena itu bisa jadi oknum yang memanfaatkan situasi untuk melakukan penipuan,” kata Ana kepada media ini, Sabtu (17/10/2026).

Ia kembali menegaskan bahwa pihaknya merupakan pemegang SPK tunggal yang resmi dari PT Bososi Pratama.

PRI Cup I Resmi Bergulir di Tongauna, 15 Tim Voli Putri Rebut Hadiah Rp20 Juta

“Jadi, kalau ada yang mengaku sebagai pemilik SPK di PT Bososi Pratama, itu tidak benar. PT Bososi Pratama hanya menerbitkan satu SPK, yaitu kepada perusahaan kami, PT Ana Pangeran Nikel Indonesia atau PT APNI,” tegasnya.

Ana juga mengingatkan pihak-pihak yang diduga mengatasnamakan PT Bososi Pratama untuk menjanjikan SPK kepada orang lain agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Menurut Ana, dirinya saat ini telah melaporkan salah satu oknum yang diduga melakukan penipuan dengan mengaku sebagai pemilik PT Bososi Pratama ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra).

“Kami ingatkan, jangan lagi ada oknum-oknum yang mengatasnamakan PT Bososi Pratama dan menjanjikan SPK kepada orang lain. Karena jika kami tahu, kami akan laporkan kepada pihak berwajib,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ana mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah berfokus melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan berdasarkan surat tugas yang diberikan kepadanya.

Hima Konawe Soroti Kinerja DPRD, Desak Evaluasi Kedisiplinan dan Penegakan Kode Etik

“Kami sedang fokus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya untuk kepentingan eksekusi yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Ana berharap para pengusaha dan pihak terkait dapat lebih cermat dalam menerima informasi mengenai penerbitan SPK, serta memastikan keabsahan dokumen dan pihak yang mengeluarkannya guna menghindari potensi kerugian akibat dugaan penipuan.

Tidak Boleh Broo!!!