blank
Beranda /Daerah /GPIM Luncurkan Makan Bowo Gratis di Konawe Dukung Program Prabowo

GPIM Luncurkan Makan Bowo Gratis di Konawe Dukung Program Prabowo

Konawe – Gerakan Prabowo Indonesia Maju (GPIM) resmi meluncurkan program kemanusiaan bertajuk “Makan Bowo Gratis” (MBG) di Kabupaten Konawe, Rabu (10/6/2026).

 

Program ini dirancang untuk menyediakan makanan gratis setiap hari bagi masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

 

Untuk wilayah Kabupaten Konawe, program ini disebut berjalan berkat dukungan penuh dari satu donatur tunggal, yakni H. Amir, Wakil Ketua I GPIM.

PT SCM Meriahkan HUT RI ke-81 Bersama Masyarakat Lingkar Tambang

 

Ia diketahui merupakan pengusaha sekaligus tokoh politik asal Tongauna, Konawe, yang menggunakan dana pribadi untuk merealisasikan program tersebut.

 

Peluncuran MBG di Konawe dipimpin oleh Kristian Tandabioh, tokoh muda Tongauna sekaligus anggota DPRD Konawe. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini merupakan inisiatif sosial GPIM dan tidak berada di bawah program resmi pemerintah.

 

Ibu Muda di Unaaha Ungkap Dugaan KDRT Berulang, Lapor Polisi Sejak 30 Juli Belum Ada Perkembangan

“Ini adalah bentuk dukungan nyata GPIM dalam mengawal dan menyukseskan kerja-kerja Presiden Prabowo. Program ini juga tidak memiliki keterkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah,” ujar Kristian.

 

Ia menambahkan, kehadiran program ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di daerah.

 

Kristian juga mengajak masyarakat Konawe untuk mendukung dan menjaga keberlangsungan program tersebut agar dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Nasrullah Faizal Siap Bertarung Rebut Kursi Wakil Bupati Koltim

 

Melalui kolaborasi kepedulian putra daerah seperti H. Amir dan semangat kebersamaan masyarakat, program ini diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan GPIM terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Tidak Boleh Broo!!!