blank
Beranda /Daerah /Kasus Curanmor di Wonggeduku Ternyata Penipuan Segitiga, Berakhir Damai

Kasus Curanmor di Wonggeduku Ternyata Penipuan Segitiga, Berakhir Damai

WONGGEDUKU, KONAWEINFO.COM – Kasus dugaan pencurian sepeda motor (curanmor) yang sempat menghebohkan warga Desa Wawoone, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, pada Minggu (20/7/2025), ternyata bukan tindak kriminal murni. Setelah ditelusuri, insiden tersebut merupakan akibat dari modus penipuan segitiga, dan kini telah diselesaikan secara damai oleh kedua belah pihak.

Kejadian bermula saat dua pria diamankan warga karena diduga membawa kabur motor milik warga setempat. Keduanya sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya dibawa ke tempat aman dan diserahkan ke pihak berwajib.

Namun, kuasa hukum kedua terduga pelaku, Adv. Hasmadan Saputra, S.H., menjelaskan bahwa kliennya adalah korban penipuan oleh pihak ketiga.

“Ini murni kesalah pahaman. Klien kami tidak berniat mencuri. Mereka diminta menjemput motor yang dianggap sudah dibayar oleh keluarganya,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).

Menurut penjelasan Hasmadan, kakak dari salah satu terduga pelaku telah mentransfer uang kepada seseorang bernama Rehan, yang mengaku sebagai pemilik motor. Setelah transfer dilakukan, ia menyuruh adiknya menjemput motor tersebut di Wonggeduku.

Mahasiswa KKN USN Kolaka Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Desa Lalonggowuna

Saat motor hendak diambil, pemilik kendaraan terkejut karena belum menerima pembayaran apa pun. Di sinilah kesalahpahaman terjadi, hingga warga menduga telah terjadi aksi pencurian.

Setelah mediasi dan klarifikasi dilakukan, terungkap bahwa Rehan bukan pemilik motor, dan transaksi yang dilakukan merupakan bentuk penipuan segitiga. Kedua pihak pun sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

“Sudah ada kesepakatan damai. Tidak ada unsur kesengajaan atau niat jahat dari klien kami. Mereka justru jadi korban penipuan,” tegas Hasmadan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan transaksi daring, terutama yang melibatkan kendaraan bermotor. Pastikan pembayaran dilakukan langsung kepada pemilik sah agar terhindar dari modus serupa.

Dr. Syarifuddin Tundreng Terpilih sebagai Rektor USN Kolaka

Tidak Boleh Broo!!!