Kendari – PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT SCM) meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Kepatuhan Terbaik Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menjalankan rehabilitasi DAS di wilayah operasionalnya di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe.
Penghargaan diberikan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Konaweha Sulawesi Tenggara dan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ardiansyah, S.P., M.Si., kepada Achmad Sandi, Senior Manager Forestry Compliance PT Merdeka Copper Gold yang mewakili PT SCM.
Penyerahan penghargaan berlangsung dalam kegiatan bimbingan teknis bagi perusahaan pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) Kementerian Kehutanan.
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari seratus perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara, serta dihadiri Direktur Jenderal PDASRH Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum.
Mengusung tema “Ayo Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi Anoa Tercinta”, kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye rehabilitasi lingkungan bagi perusahaan tambang yang memanfaatkan kawasan hutan di Sulawesi Tenggara.
Keberhasilan PT SCM meraih penghargaan tersebut menjadi bukti penerapan prinsip good mining practices sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan operasional tambang.
Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, mengatakan rehabilitasi DAS merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam memastikan aktivitas pertambangan berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.
“Rehabilitasi DAS di Site PT SCM merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam memastikan kegiatan pertambangan dapat berjalan berdampingan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Didik.
Menurutnya, tantangan pengelolaan lingkungan dalam industri pertambangan akan semakin kompleks sehingga membutuhkan komitmen yang lebih kuat.
Karena itu, PT SCM akan terus memperkuat praktik pertambangan yang bertanggung jawab melalui pengelolaan lingkungan yang terukur, berkelanjutan, serta sejalan dengan upaya rehabilitasi kawasan hutan, khususnya daerah aliran sungai.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan pertambangan lainnya untuk terus menerapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap kegiatan operasional.
Komitmen terhadap rehabilitasi DAS tidak hanya memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem di Sulawesi Tenggara.
