Konaweinfo.com – Desa Garuda, Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe masih menjadi tempat andalan keluarga untuk melepas penat di akhir pekan.
Destinasi wisata alam ini dikenal masyarakat dengan sebutan Kali Batu Lapis, yang menawarkan air sungai jernih dan dingin langsung dari hulu.
Kemurnian air Kali Batu Lapis menjadi daya tarik utama. Meski suhunya cukup dingin, minat pengunjung tidak pernah surut. Pada momen libur panjang, khususnya awal tahun, jumlah pengunjung meningkat tajam.
Pantauan pada Minggu (4/1/2026), kawasan wisata ini dipadati ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lansia yang datang bersama keluarga untuk menikmati suasana alam.
Akses menuju lokasi dari pusat Kota Unaaha ke Desa Garuda, Kecamatan Padangguni, menempuh jarak sekitar 28,2 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 48 menit.
Sebagian besar jalur telah beraspal, meski masih terdapat beberapa ruas jalan di wilayah Padangguni yang belum diaspal, termasuk menjelang titik lokasi wisata.
Sebagai penanda mendekati lokasi Kali Batu Lapis, pengunjung akan menjumpai deretan pohon durian di pinggir jalan serta penjual durian musiman.
Jika pemandangan tersebut sudah terlihat, berarti lokasi wisata alam tersebut sudah sangat dekat.
Selain kejernihan air, Kali Batu Lapis juga memiliki hamparan bebatuan alami yang tersusun berlapis dan menjadi ciri khas lokasi wisata ini.
Kondisi alam yang masih asri membuat pengunjung betah berlama-lama, baik untuk bermain air, bersantai di tepi sungai, maupun menikmati kebersamaan keluarga.
Salah seorang pengunjung, Abdurrahman abbas (30), mengaku menyukai suasana wisata Kali Batu Lapis karena masih alami dan cocok dikunjungi bersama keluarga.
Menurutnya, lokasi ini menjadi pilihan tepat untuk berlibur tanpa harus pergi jauh.
“Intinya bagus, airnya jernih dan suasananya masih alami. Cocok sekali untuk datang bersama keluarga,” ujar Aburrahman saat ditemui di lokasi wisata.
Tingginya jumlah pengunjung turut memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah masyarakat memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka usaha kecil musiman, seperti berjualan makanan ringan, minuman, serta buah durian yang banyak tumbuh di kawasan sekitar.
Namun demikian, persoalan kebersihan masih menjadi perhatian di kawasan wisata Kali Batu Lapis.
Pantauan di lokasi menunjukkan masih ditemukan sampah berserakan di beberapa titik, terutama sisa makanan dan plastik sekali pakai yang ditinggalkan pengunjung.
Kondisi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bersama, baik pengunjung maupun pengelola setempat.
Kesadaran menjaga kebersihan serta penambahan fasilitas tempat sampah dinilai penting agar Kali Batu Lapis tetap nyaman, aman, dan lestari sebagai destinasi wisata keluarga di Kabupaten Konawe.
JURNALIS: AJID RAIHAN
