Konaweinfo.com – Keributan yang terjadi di kawasan ICP Unaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, diduga dipicu konsumsi minuman keras tradisional jenis ballo. Dalam peristiwa tersebut, satu terduga pelaku telah diamankan, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Konawe IPTU Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya masih melakukan penelusuran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam keributan tersebut.
“Satu orang sudah diamankan. Dua lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).
Korban dalam peristiwa ini diketahui pasangan suami istri, Allink (40) dan Lela (25). Lela dilaporkan menjadi korban pemukulan setelah menegur pelaku yang membuat kegaduhan di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/1/2026) malam. Keributan bermula saat sejumlah pria diduga dalam kondisi mabuk ballo berteriak dan mengganggu ketertiban, sehingga mendapat teguran dari warga sekitar.
Fatma, sepupu korban, mengaku terduga pelaku sempat berupaya menempatkan diri seolah-olah sebagai korban. Namun, menurutnya, keributan justru dipicu oleh pelaku sendiri setelah ditegur agar tidak berteriak-teriak.
“Awalnya hanya ditegur supaya tidak ribut. Tapi mereka tidak terima dan malah memicu keributan,” kata Fatma.
Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum. Saat ini, korban masih menjalani pendampingan bersama keluarga.
Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus terus berjalan dan mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
