blank
Beranda /Daerah /Bantuan UMKM Bupati Konawe Diduga Dipotong Kades Kasuwura Indah Abuki

Bantuan UMKM Bupati Konawe Diduga Dipotong Kades Kasuwura Indah Abuki

Konawe – Kepala Desa Kasuwura Indah, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, diduga memotong bantuan UMKM yang bersumber dari program Bupati Konawe tahun 2025 sebesar Rp500 ribu per penerima dengan alasan untuk pembangunan lapak desa.

Dugaan tersebut disampaikan salah satu warga penerima bantuan, Yusriadi (65). Ia menyebut bantuan yang seharusnya diterima sebesar Rp2.850.000 per orang tidak sepenuhnya sampai ke tangan masyarakat.

Menurut Yusriadi, awalnya potongan yang disampaikan kepada penerima bantuan sebesar Rp850 ribu per orang.

Namun, rencana tersebut sempat mendapat penolakan dari sejumlah warga sehingga proses pengurusan bantuan dikabarkan berlangsung alot.

“Awalnya mau dipotong delapan ratus lima puluh ribu. Tapi kami keberatan, sempat alot. Akhirnya jadi lima ratus ribu per orang,” ujar Yusriadi.

PT SCM Raih Penghargaan atas Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah Konawe

Bantuan UMKM itu diketahui disalurkan sekitar Juni 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Desa Kasuwura Indah.

Ia menuturkan, alasan pemotongan dana tersebut untuk pembangunan lapak atau tempat berjualan di desa. Namun, ia mempertanyakan kesesuaian anggaran dengan kondisi bangunan yang ada.

Jika dihitung, dari 20 penerima dengan potongan Rp500 ribu per orang, total dana yang terkumpul mencapai Rp10 juta.

“Kalau dikumpulkan sepuluh juta, sementara lapaknya menurut kami tidak sampai sepuluh juta,” ungkapnya.

Selain bantuan UMKM, Yusriadi juga menyoroti sejumlah program dan bantuan lain di desa yang menurutnya tidak sepenuhnya berpihak kepada masyarakat luas.

Ampuh Sultra Laporkan Tambang Pasir Ilegal di Konaweeha, Polisi Didesak Bertindak

Ia menduga beberapa bantuan hanya menyasar orang-orang tertentu yang memiliki hubungan keluarga atau kedekatan dengan kepala desa.

“Beberapa bantuan lain juga menurut kami tidak merata. Yang sering dapat itu-itu saja, diduga keluarga dekat,” katanya.

Warga berharap pemerintah kabupaten dan aparat terkait dapat melakukan penelusuran agar seluruh program desa berjalan transparan dan tepat sasaran.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Kasuwura Indah, Ashar, belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut.

Daftar Setoran Tambang Pasir Ilegal di Konawe Beredar, Diduga untuk Memuluskan Operasi

Tidak Boleh Broo!!!