Konaweinfo.com, Seorang remaja perempuan berinisial CINR (14), mengaku telah dicabuli oleh oknum guru SMKN 2 Unaaha inisial SA. Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, pada Rabu (29/1/2025) lalu.
Kepada Konaweinfo, CINR menceritakan oknum guru tersebut merupakan pamannya sendiri. Saat itu ia tinggal dirumahnya karena sedang bersekolah disalah satu sekolah menengah pertama (Smp) di Unaaha.
Awal dugaan pencabulan itu terjadi pada akhir Januari 2025 sekitar pukul 01.20 Wita. CINR saat itu sedang tidur, tiba-tiba sang paman masuk ke kamarnya.
“Pamanku masuk dikamarku langsung dia pegang dan cium saya. Pas bagian kelaminku dia pegang saya langsung bangun dan kaget,” beber CINR, pada Kamis (3/4).
Lanjut CINR, dirinya berupaya melepas aksi bejat sang paman, namun apa daya pamannya itu malah memegang erat tangan CINR sambil melancarkan aksinya.
“Pas saya melawan dia malah pegang erat tanganku. Tapi saya lawan terus akhirnya saya bisa berdiri, lalu saya suruh dia keluar kamar,” ungkapnya.
Setelah pamannya keluar dari kamar, CINR kemudian berkurung diri dan membanting tubuhnya ke lantai karena mengalami trauma.
Keesokan harinya ia pun menceritakan kejadian itu kepada rekannya disekolah. CINR pun menangis karena mengalami trauma mendalam.
Kemudian pada bulan Februari lalu, CINR resmi pindah sekolah di Kota Sorong, Papua. Disana ia kembali kepada kedua orang tuanya yang sedang merantau.
“Saya pindah sekolah karena saya trauma. Untuk kejadian ini saya sudah ceritakan ke orang tuaku tapi mamaku bilang lagi malas dulu ribut keluarga tapi nanti pulang kampung saja,” terangnya.
CINR mengaku ia akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Konawe dalam waktu dekat.
“Selesai ujian saya pulang kampung, kemudian kejadian ini akan resmi saya laporkan ke polisi,” tegasnya.
Oknum guru berinisial SA saat dikonfirmasi Konaweinfo melalui pesan singkat, dirinya enggan memberikan jawaban.
