blank
Beranda /Daerah /Skandal “Beauty Contest” KPU Konawe, Tiga Panitia Masih Bungkam

Skandal “Beauty Contest” KPU Konawe, Tiga Panitia Masih Bungkam

UNAAHA, KONAWEINFO.COM – Tiga pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe hingga kini belum memberikan penjelasan terkait dugaan penyimpangan pengelolaan “Dana Reward” dari bank penampung dana hibah.

Ketua KPU Konawe Wike S.Pd., M.Pd., Sekretaris Noorchayaty Ningsih, SE., M.Si., dan Kasubag Keuangan, Dian Sripita, SP., yang disebut sebagai panitia seleksi “beauty contest”, memilih diam di tengah meningkatnya sorotan publik.

KPU Provinsi Sulawesi Tenggara justru lebih dulu bicara. Ketua KPU Sultra, Suprihaty Prawaty Nengtias, menegaskan bahwa urusan teknis pengelolaan dana hibah sepenuhnya menjadi tanggung jawab satuan kerja KPU kabupaten/kota.

“Merujuk Keputusan KPU Nomor 1373 Tahun 2023, pengelolaan dana reward menjadi wewenang masing-masing satker,” kata Suprihaty, Rabu (2/7/2025).

Sikap serupa juga disampaikan perwakilan Bank BTN Kendari, Resky. Ia menyatakan bank hanya sebagai penampung dana hibah, tanpa kewenangan dalam pengelolaannya.

Tambang Pasir Ilegal Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS

“Manfaatnya diberikan dalam bentuk PPO. Proses pencairan sepenuhnya diatur oleh panitia,” ujarnya, dikutip dari klikjurnal.com.

Minimnya transparansi dari pihak KPU Konawe memicu spekulasi di tengah masyarakat. Publik mempertanyakan integritas dan akuntabilitas lembaga penyelenggara pemilu yang seharusnya terbuka dalam pengelolaan dana publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari tiga pejabat KPU Konawe terkait dugaan tersebut.

Tidak Boleh Broo!!!