UNAAHA, KONAWEINFO.COM — Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan kajian di Polres Konawe untuk menilai kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP).
Kegiatan berlangsung di Aula Mapolres Konawe dan melibatkan jajaran pimpinan Polres Konawe, termasuk Kapolres, Wakapolres, serta para pejabat utama. Sejumlah perwakilan dari polres lain di wilayah Polda Sulawesi Tenggara seperti Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, dan Konawe Utara juga turut hadir.
Dalam kunjungan ini, Tim Puslitbang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara dengan para Kasat Reskrim dan Kasat Resnarkoba.
Diskusi difokuskan pada kesiapan internal, pelaksanaan sistem E-MP, serta berbagai kendala dan faktor pendukung yang dihadapi di lapangan.
Selain itu, personel reserse juga diminta mengisi kuesioner dan menyampaikan data pendukung, termasuk jumlah operator E-MP, kualitas pelatihan, serta statistik penanganan perkara dalam tiga tahun terakhir.
Penelitian ini bertujuan menyusun rekomendasi strategis untuk mendukung transformasi digital di tubuh Polri, khususnya dalam proses penyidikan. Selain itu, kegiatan ini juga mengangkat isu peran Polri dalam program ketahanan pangan, sebagai bagian dari agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui pendekatan lapangan dan analisis berbasis data, Puslitbang Polri berharap hasil kajian ini dapat memperkuat kebijakan peningkatan kapasitas SDM dan efektivitas sistem penyidikan berbasis elektronik di seluruh jajaran kepolisian.
