Konaweinfo.com – Desa Paku Jaya, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, unjuk pesona kuliner lokal pada Pameran Inovasi Desa Kabupaten Konawe. Mereka membawa dua kudapan tradisional andalan rengginang dan baje, lengkap dengan kue air, yang semuanya diolah dari resep rumahan turun-temurun.
Rengginang dan baje diproduksi dari campuran beras ketan, gula merah, dan kelapa parut, bahan sederhana yang di tangan warga desa berubah jadi camilan legit, gurih, dan tahan lama.
Kepala Desa Paku Jaya Endang, A.Ma.Pd mengatakan bahwa pilihan menghadirkan camilan ini ke pameran bukan tanpa alasan. Selain bercita rasa khas, produknya kuat disimpan lebih lama dibanding kue basah pada umumnya.
“Rengginang dan baje ini andalan kami. Dibuat tanpa pengawet, tapi kuat bertahan berhari-hari. Cocok jadi camilan rumahan, oleh-oleh, atau disimpan untuk stok di rumah,” jelas Endang, Sabtu (8/11/2025).
Para pengunjung pun terlihat silih berganti mencicipi, beberapa di antaranya langsung memborong. Tekstur renyah dari rengginang berpadu manisnya baje membuat banyak orang berhenti lebih lama di stan Paku Jaya.
“Rasanya manisnya pas, kelapanya terasa, tahan lama juga. Ini enak buat disimpan di rumah,” kata salah seorang pengunjung pameran.
Lewat ajang ini, Desa Paku Jaya berharap camilan lokal mereka tidak hanya dikenal luas, tetapi juga bisa membuka peluang ekonomi bagi warga, khususnya kelompok UMKM dan ibu-ibu penggerak dapur desa.
