Konaweinfo.com – Pemerintah Kabupaten Konawe mulai melaksanakan seleksi Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2025 pada 21–23 November di Hotel Same, Kendari. Sebanyak 23 pejabat eselon II dari berbagai perangkat daerah mengikuti proses penilaian ini.
Peserta terdiri dari kepala dinas, kepala badan, staf ahli, hingga asisten daerah. Uji kompetensi ini menjadi bagian dari evaluasi rutin untuk memastikan pejabat tinggi memiliki kapasitas dan kinerja sesuai tuntutan jabatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe menyampaikan bahwa uji kompetensi bukan sekadar prosedur, tetapi instrumen untuk menilai kesiapan pejabat dalam menjalankan tugas strategis.
“Kegiatan ini untuk melihat sejauh mana kesiapan personil apakah sudah bekerja intens, maksimal, dan sesuai tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menegaskan, pejabat yang bekerja dengan baik tidak perlu merasa terbebani menghadapi penilaian.
“Kalau dari awal sudah profesional, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tapi kalau belum maksimal, tentu akan terasa lebih berat,” tambahnya.
Sekda juga menyebut sebagian besar pejabat sudah memiliki pengalaman mengikuti uji kompetensi sebelumnya, sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan selama proses berlangsung.
Pemkab Konawe menegaskan bahwa seluruh tahapan penilaian dilakukan secara objektif dan sesuai aturan. Hasil uji kompetensi ini akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam penataan organisasi, evaluasi kinerja, dan pemetaan kebutuhan pejabat.
Setelah pembukaan, kegiatan berlanjut dengan pemaparan teknis dan tahapan tes yang berlangsung tiga hari. Para peserta tampak antusias, dengan daftar hadir yang terisi lengkap dari berbagai perangkat daerah, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas TPH, Bappeda, Dinas Kominfo, BRIDA, Inspektorat, Satpol PP, dan OPD lainnya.
Pemkab Konawe berharap uji kompetensi ini dapat memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan memastikan pejabat tinggi pratama memiliki kemampuan terbaik untuk mendukung pembangunan daerah.
