Konaweinfo.com – Sebuah foto yang memperlihatkan seorang anak laki-laki bergaya ala gengster sambil memamerkan senjata tajam (sajam) membuat geger warga Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Anak tersebut diduga berasal dari wilayah Kecamatan Lambuya atau Uepai.
Dalam foto yang beredar luas di media sosial, remaja tanggung itu tampak berpose memegang sebilah parang bergigi dengan ekspresi menantang, seolah ingin menunjukkan keberaniannya.
Warga menilai aksi tersebut sangat meresahkan dan tidak pantas dilakukan oleh anak seusia itu. Terlebih, sang anak masih terlihat ingusan dan diduga belum memahami bahaya dari tindakannya.
“Anak masih bau kencur, sudah berani gaya-gayaan seperti gangster. Ini bukan cuma soal pamer, tapi bisa jadi bibit kekerasan,” ujar ME, warga Lambuya, kepada Konaweinfo.com, Kamis (29/5/2025).
ME menambahkan bahwa perilaku seperti ini bisa menjadi contoh buruk bagi anak-anak lainnya jika tidak segera ditindaklanjuti.
“Kalau tidak ditegur, bisa-bisa anak-anak lain ikut-ikutan. Bahaya sekali kalau sampai jadi tren,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Lambuya IPTU Wayan Sumanik menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti membawa senjata tajam tanpa alasan yang sah.
“Saya akan tindak lanjuti ini,” tegas IPTU Wayan.
Sebagai informasi, tindakan membawa atau memperlihatkan senjata tajam tanpa izin melanggar Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka, baik di lingkungan sekitar maupun di media sosial.
Warga berharap kejadian ini tidak dianggap sepele dan bisa menjadi perhatian bersama agar tidak menjadi kebiasaan baru di kalangan anak muda.
“Anak sekolah seharusnya belajar, bukan malah main sajam,” tutup ME.
