blank
Beranda /Kriminal /Anak SD di Unaaha Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Sepulang Mengaji

Anak SD di Unaaha Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Sepulang Mengaji

Konaweinfo.com – Seorang anak sekolah dasar di Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, diduga menjadi korban pengeroyokan saat hendak pulang dari mengaji. Korban diketahui berinisial AA, siswa kelas VI SDN 1 Ambekairi. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, (3/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 17.00 WITA di sekitar area Makam Raja Lakidende, Kelurahan Arombu. Saat itu, korban dalam perjalanan pulang usai mengikuti kegiatan mengaji.

Tidak terima atas kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polres Konawe sekitar pukul 19.30 WITA. Laporan keluarga korban telah diterima dan kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal.

Menurut keterangan keluarga, korban mengaku dipukul beberapa kali di bagian kepala serta ditendang di bagian perut.

Di lokasi kejadian, terdapat lebih dari delapan anak, namun hanya beberapa orang yang diduga terlibat langsung dalam pengeroyokan tersebut.

Tambang Pasir Ilegal Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS

Untuk kepentingan penyelidikan, korban telah menjalani pemeriksaan visum di RSUD Konawe. Dari hasil pemeriksaan medis, pihak rumah sakit menemukan sejumlah bekas memar pada tubuh korban yang saat ini menjadi bahan pendalaman penyidik kepolisian.

Sementara itu, ibu korban berinisial RN, warga Kelurahan Ambekairi, Kecamatan Unaaha, mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut saat anaknya diantar pulang oleh beberapa temannya dalam kondisi menangis.

“Sekitar jam lima sore anak saya pulang diantar teman-temannya. Mereka mengatakan anak saya baru saja dikeroyok di sekitar area makam,” ujarnya.

Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut serta memproses para terduga pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

PT SCM Raih Penghargaan atas Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah Konawe

Tidak Boleh Broo!!!