Konaweinfo.com – Malam puncak Gebyar Semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Inolobunggadue Central Park (ICP) Unaaha, Senin (19/8/2025), menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Konawe.
Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST secara resmi menutup rangkaian kegiatan spektakuler ini sekaligus menyuarakan visi besar pembangunan daerah bertajuk “Konawe Bersahaja” (Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan).

Acara penutupan berlangsung meriah dengan pertunjukan seni budaya lokal, disaksikan ribuan warga, Forkopimda, Ketua dan Anggota DPRD, serta jajaran OPD.
Sorak riuh penonton mengiringi penampilan para pengisi acara, sebelum akhirnya Bupati Yusran menyampaikan pidato penutup yang sarat makna.

“Keseruan malam ini bukti semangat kita masih menyala. Saat kita bersatu, tidak ada yang tidak mungkin,” tegasnya.
Di hadapan masyarakat, Bupati memaparkan enam misi utama menuju Konawe Bersahaja:
1. peningkatan kualitas SDM,
2. penguatan daya saing ekonomi,
3. tata kelola pemerintahan yang efektif,
4. ketahanan sosial budaya,
5. pemerataan pembangunan desa-kota,
6. pembangunan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, Yusran juga membeberkan sederet program prioritas lima tahun ke depan, di antaranya:
• Pembangunan Alun-alun Kota Unaaha & Monumen Kalosara, sebagai ikon wisata dan pusat pertumbuhan ekonomi rakyat.
• Pendirian Pasar Induk Pangan, sebagai sentra distribusi hasil pertanian dan UMKM.
• Pengembangan Pelabuhan Strategis, guna meningkatkan pendapatan asli daerah.
• Pendidikan gratis, beasiswa, dan perluasan bus sekolah, demi kemajuan SDM Konawe.
• Peningkatan layanan kesehatan Puskesmas & jaminan ketenagakerjaan rakyat Konawe.
• Percepatan pembangunan jalan, sanitasi, irigasi dan air bersih.
• Program Kampung Tematik Buah-buahan & pembangunan kebun binatang, sebagai wujud pelestarian lingkungan.
Mengusung prinsip “Membangun Desa, Menata Kota”, Bupati Yusran ingin memastikan bahwa kemajuan Konawe selaras dengan budaya serta kelestarian lingkungan.
“Konawe bukan hanya harus maju, tapi juga punya jiwa. Jiwa yang menjaga tradisi, alam, dan persatuan,” tutupnya.
Penutupan Gebyar HUT RI ke-80 di Konawe pun menjadi tonggak baru pembangunan daerah, menegaskan bahwa “Konawe Bersahaja” bukan sekadar slogan – melainkan janji nyata pemerintah kepada seluruh masyarakat.