JAKARTA, KONAWEINFO.COM – Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Senin (23/6/2025). Aksi ini menuntut Kejagung segera mengambil alih penanganan dugaan korupsi pembangunan pagar kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe yang dinilai mandek dan tidak transparan.
Koordinator aksi, Asvin, menyebut laporan dugaan korupsi tersebut sudah dilayangkan sejak lama, namun hingga kini tak menunjukkan perkembangan yang jelas. Ia menilai Kejaksaan Negeri Konawe gagal menangani perkara ini secara profesional.
“Kasus ini seperti sengaja dikubur. Tidak ada kejelasan. Kami curiga ada permainan,” tegas Asvin di hadapan massa aksi.
Mahasiswa juga menyoroti dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh Ketua KPU Konawe terkait pengelolaan dana bunga bank Pilkada sebesar Rp 650 juta yang disebut dikelola tanpa melibatkan sekretariat. Mereka mendesak agar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera turun tangan.
Aksi berlangsung damai dan dijaga aparat kepolisian. Sebelum membubarkan diri, massa menyatakan akan kembali menggelar aksi lanjutan jika Kejagung dan DKPP tak segera mengambil langkah konkret.
