Konaweinfo.com – Dinas Sosial Kabupaten Konawe membentuk 50 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Muda untuk mempercepat penanganan bencana di wilayah terpencil. Pembentukan dilakukan melalui pelatihan intensif selama tiga hari, 26–28 Desember 2025.
Kepala Dinsos Konawe, Nasrudin, mengatakan perekrutan Tagana Muda menjadi langkah strategis menghadapi luasnya wilayah Konawe serta keterbatasan akses informasi kebencanaan di sejumlah daerah.
“Wilayah Kabupaten Konawe sangat luas, sementara sering terjadi keterlambatan informasi ketika bencana terjadi. Karena itu kami merekrut Tagana baru, khususnya dari wilayah terpencil dan sulit dijangkau informasinya,” ujar Nasrudin.
Ia menyebut wilayah prioritas perekrutan meliputi Routa, Latoma, Soropia, dan Asinua. Tagana Muda di wilayah tersebut diharapkan menjadi penghubung informasi cepat antara masyarakat dan pemerintah daerah.
“Dengan adanya Tagana di wilayah terpencil, informasi bencana bisa cepat sampai ke kabupaten sehingga penanganan dapat segera dilakukan,” tambahnya.
Sementara itu, PLT Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Konawe, Amos Demi, mengapresiasi pelatihan Tagana Muda tersebut.
“Kami membutuhkan Tagana yang tangguh, sigap, dan mampu bergerak cepat di lapangan. Tagana Muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam penanganan awal bencana,” kata Amos.
Selama pelatihan, peserta dibekali materi kebencanaan, penanganan darurat, evakuasi, pendataan dan pelaporan, koordinasi lintas sektor, hingga simulasi lapangan seperti dapur umum, pengungsian, dan pemulihan psikososial.
Jurnalis: Ajid Raihan
