Konaweinfo.com – Dua orang anak melabrak seorang wanita berinisial A di Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, pada Minggu (5/1/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. A diketahui berstatus P3K paruh waktu di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe.
Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga terkait dugaan hubungan di luar pernikahan antara wanita tersebut dengan ayah dari kedua anak itu.
Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta klarifikasi sekaligus mencari penyelesaian secara baik-baik agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut.
Berdasarkan video yang diterima redaksi Konaweinfo.com, awalnya pertemuan berlangsung dalam suasana tenang. Namun, tidak berselang lama terjadi adu mulut yang kemudian memicu keributan di dalam rumah perempuan yang didatangi.
Salah satu anak, Indri Agista (20), mengungkapkan bahwa dugaan hubungan tersebut telah berlangsung cukup lama.
Ia menyebut, ibunya telah beberapa kali memberikan peringatan kepada perempuan berinisial A agar menghentikan hubungan tersebut.
“Perempuan itu sudah beberapa kali diingatkan oleh ibu saya, tetapi tidak ada perubahan. Bahkan, hubungan tersebut justru dinilai semakin berlanjut,” ujar Indri saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Indri menjelaskan, dirinya bersama sang kakak datang dengan niat menyampaikan secara baik-baik agar hubungan tersebut dihentikan demi menjaga keutuhan rumah tangga orang tuanya.
Namun, dalam pertemuan tersebut terjadi perbedaan pendapat yang akhirnya memicu keributan.
“Kami datang untuk berbicara baik-baik agar masalah ini diselesaikan. Namun, terjadi perbedaan pendapat yang akhirnya memicu keributan,” katanya.
Indri juga menyebut bahwa dugaan hubungan tersebut semakin menguat setelah keduanya kerap terlihat berfoto bersama dengan pose yang dinilai tidak wajar, termasuk saat mengenakan pakaian dinas.
“Kami sering melihat mereka berfoto bersama menggunakan pakaian kantor. Hal itu yang membuat kami sebagai anak tidak bisa menerima,” ungkap Indri.
Lebih lanjut, Indri menuturkan bahwa kekesalannya semakin memuncak setelah perempuan berinisial A tersebut disebut masih terlihat bersama ayahnya melintas di depan rumah mereka menggunakan sebuah mobil.
Peristiwa itu yang kemudian mendorong Indri dan kakaknya mendatangi rumah wanita tersebut untuk meminta penjelasan secara langsung.
Diketahui, selain perempuan berinisial A yang berstatus P3K paruh waktu, ayah dari kedua anak tersebut juga merupakan oknum P3K yang lulus pada tahun 2023 lalu.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengkonfirmasi perempuan berinisial A tersebut.
