Konaweinfo.com — Dua terduga pelaku penyerangan kios di Kelurahan Wawotobi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, akhirnya dibekuk oleh Tim Resmob Polres Konawe di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, setelah sempat berusaha kabur saat akan diamankan.
Keduanya ditangkap pada Senin (8/12/2025) di sebuah kos-kosan di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi.
Kasatreskrim Polres Konawe, Iptu Taufik Hidayat, mengatakan bahwa dua terduga pelaku tersebut masing-masing berinisial AFN (16) dan AP (20), warga Kelurahan Nohu-Nohu, Wawotobi.
“Keduanya dibekuk di Morowali setelah tim memastikan keberadaan mereka. Penangkapan berjalan cukup menegangkan karena salah satu pelaku sempat mencoba melarikan diri,” ujarnya.
Saat hendak diamankan, pelaku utama AFN, yang mengenakan baju putih, meloncat melalui jendela kos-kosan dan berusaha kabur. Tim Resmob segera melakukan penyisiran di area sekitar.
“Alhamdulillah, pelaku berhasil kami kejar dan ditangkap di jalan tidak jauh dari lokasi kos-kosan. Setelah itu, kedua pelaku langsung kami amankan,” jelas Iptu Taufik.
Penyerangan yang terjadi pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 00.42 Wita itu sebelumnya terekam CCTV berdurasi 54 detik.
Dalam rekaman, seorang pelaku terlihat datang membawa parang dan langsung mengayunkannya ke arah korban tanpa dialog apa pun.
Akibat serangan tersebut, seorang pemuda bernama Rifky (20) mengalami luka pada paha dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya kini dilaporkan stabil.
Menurut Kasatreskrim, identifikasi pelaku dilakukan setelah polisi mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.
“Dari penyelidikan, kami menemukan bahwa kedua terduga pelaku langsung kabur ke Morowali setelah kejadian. Informasi itu kami tindaklanjuti hingga akhirnya mereka berhasil dibekuk,” katanya.
Usai penangkapan, kedua terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Konawe untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Motif dan peran masing-masing pelaku masih kami dalami. Mereka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Iptu Taufik.
Pihak kepolisian mengapresiasi dukungan masyarakat yang membantu memberikan informasi hingga kasus ini cepat terungkap.
Penyidik kini masih melengkapi rangkaian pemeriksaan untuk mengungkap detail lengkap penyerangan tersebut.
