Guru P3K Digerebek Suami Saat Berduaan dengan Pria Lain di Lalunggasumeeto
Beranda /Peristiwa /Guru P3K Digerebek Suami Saat Berduaan dengan Pria Lain di Lalunggasumeeto

Guru P3K Digerebek Suami Saat Berduaan dengan Pria Lain di Lalunggasumeeto

Konaweinfo.com – Seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kecamatan Lalunggasumeeto, Kabupaten Konawe, digerebek oleh suaminya sendiri saat diduga berduaan dengan pria lain di lingkungan perumahan sekolah.

Insiden mengejutkan tersebut terjadi pada Senin malam, (2/6/2025), sekitar pukul 21.00 WITA, di kompleks Perumahan SDN 1 Lalombonda.

Sang suami, DI (33), mengaku memergoki istrinya, IR (33), tengah bersama seorang pria berinisial AS di salah satu rumah dinas guru. Saat penggerebekan berlangsung, DI mengaku sempat dipukul oleh AS.

“Saya grebek sendiri mereka malam itu, tapi malah dipukul oleh selingkuhannya. Kami baru rujuk dua minggu setelah cerai talak satu. Tapi dia malah sudah seperti ini,” ungkap DI dengan nada kecewa.

DI dan IR diketahui telah menjalani pernikahan selama 10 tahun dan memiliki dua anak. Setelah sempat bercerai, mereka rujuk kembali dua minggu setelahnya, namun hubungan mereka justru memburuk.

Tambang Pasir Ilegal Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS

Menurut DI, perubahan sikap IR mulai terlihat dua bulan setelah lulus sebagai guru P3K.

“Saya yang biayai kuliahnya, bahkan rela berhenti kerja demi bantu dia fokus ujian P3K. Tapi setelah lulus, dia berubah. Saya tidak menyangka dibalas seperti ini,” ujarnya.

Usai penggerebekan dan insiden pemukulan, DI langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lalunggasumeeto dan berharap proses hukum berjalan adil.

Pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari DI dan saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak IR maupun AS belum memberikan keterangan resmi. Warga sekitar menyatakan kaget dan menyesalkan kejadian ini, terutama karena terjadi di lingkungan pendidikan.

PT SCM Raih Penghargaan atas Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah Konawe

Tidak Boleh Broo!!!