Konaweinfo.com – Momen peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa berbeda bagi 219 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di Kabupaten Konawe. Senin pagi (2/6/2025), mereka secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, dalam sebuah upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Konawe.
Penyerahan SK dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan CPNS, disaksikan langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Syamsul Ibrahim, Sekretaris Daerah Ferdinand Sapaan, serta beberapa kepala OPD. Suasana terlihat sederhana namun penuh makna, terutama bagi para CPNS yang mulai menapaki perjalanan sebagai aparatur sipil negara.

Dalam arahannya, Bupati Yusran menyampaikan bahwa penyerahan SK ini bukan hanya bentuk administratif, tetapi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sistem birokrasi melalui regenerasi aparatur yang lebih adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Menjadi ASN bukan sekadar memperoleh status, tetapi soal tanggung jawab. Pemerintah membutuhkan individu yang bisa bekerja profesional, paham akan tugasnya, dan mau terus belajar,” kata Yusran.

Iamenegaskan bahwa para CPNS dituntut tidak hanya kompeten dalam bidang teknis, tetapi juga punya kepekaan sosial dan integritas tinggi.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, terutama dalam era digital dan keterbukaan informasi. Oleh karena itu, ASN baru harus cepat beradaptasi, mampu bekerja lintas sektor, dan mengedepankan etika pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai-nilai Pancasila itu harus hidup dalam perilaku ASN sehari-hari. Tidak cukup hanya diucapkan dalam upacara,” tambah Yusran.
Sebanyak 219 CPNS ini terdiri dari berbagai latar belakang formasi, termasuk tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. Mereka telah melewati proses seleksi nasional dan dinyatakan lulus untuk mengisi kebutuhan formasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe.
Setelah menerima SK, para CPNS akan mengikuti masa orientasi atau pembekalan yang bertujuan mengenalkan mereka pada sistem kerja birokrasi, budaya organisasi pemerintahan, serta tugas pokok dan fungsi masing-masing unit kerja. Selanjutnya, mereka akan mulai bertugas di instansi tempat mereka ditempatkan.
Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, turut mengingatkan bahwa masa orientasi adalah waktu yang penting untuk menyerap nilai-nilai dasar ASN, membangun jaringan kerja, serta memahami konteks sosial dari daerah tempat mereka bertugas.
“ASN tidak bekerja di ruang hampa. Tugas kita adalah melayani masyarakat dengan empati dan kecepatan. Saya harap adik-adik CPNS betul-betul serius menyiapkan diri,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Konawe, Ferdinand Sapaan, menyebut bahwa kehadiran CPNS baru ini akan menambah energi baru dalam tubuh birokrasi Konawe. Ia berharap para CPNS bisa menjadi penggerak perubahan di masing-masing unit kerjanya.
“Bekerjalah dengan niat baik, jangan berhenti belajar, dan bangun reputasi kerja sejak hari pertama. Tidak ada yang instan dalam dunia birokrasi,” pesannya.
Dengan selesainya proses penyerahan SK ini, Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menambah kekuatan di lini ASN yang selama ini dihadapkan pada tantangan kekurangan tenaga di berbagai sektor. Pemerintah berharap, kehadiran CPNS baru dapat memperbaiki kualitas layanan publik, mendekatkan pelayanan ke masyarakat, serta mempercepat program-program strategis daerah.