Jurnalis Perempuan, Wajah Kartini Masa Kini dan Suara Perubahan
Beranda /Ragam /Jurnalis Perempuan, Wajah Kartini Masa Kini dan Suara Perubahan

Jurnalis Perempuan, Wajah Kartini Masa Kini dan Suara Perubahan

Konaweinfo.com – Peringatan Hari Kartini setiap 21 April bukan hanya tentang mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, tetapi juga menjadi refleksi terhadap wajah perempuan masa kini yang terus bergerak maju, termasuk di dunia jurnalistik.

Di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, semangat Kartini tampak nyata dalam sosok jurnalis perempuan yang tidak hanya menulis berita, tapi juga menyuarakan perubahan. Mereka adalah wajah Kartini masa kini—berani, cerdas, dan penuh dedikasi.

Ilfa, jurnalis dari Pikiran Rakyat.com, mengenang impian masa kecilnya yang sejak SMP sudah ingin menjadi jurnalis. Baginya, profesi ini bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan hati yang memberikan ruang bagi perempuan untuk bersuara dan berkontribusi.

“Menjadi jurnalis adalah pilihan yang membanggakan. Lewat profesi ini, perempuan bisa tampil sebagai juru kamera, editor, pemimpin redaksi, pemilik media, bahkan ketua organisasi profesi wartawan,” ujar Ilfa, Senin (21/4/2025).

Ia juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan menghargai perempuan dalam dunia jurnalistik.

Tambang Pasir Ilegal Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS

“Saya berharap tidak ada lagi perempuan yang dilecehkan atau diintimidasi, baik secara verbal maupun fisik, dalam menjalankan profesinya sebagai jurnalis,” ucapnya tegas.

Sementara itu, Annisa Nurdiassa, jurnalis TribunnewsSultra.com, menyampaikan bahwa tulisan seorang jurnalis bukan sekadar rangkaian kata, tetapi juga sarana untuk membawa harapan dan menyulut perubahan.

“Jurnalisme bukan sekadar mesin pencetak uang. Di balik setiap tulisan, ada semangat, ada suara yang mewakili banyak orang. Di situlah perempuan hadir bukan sebagai objek, tapi sebagai pelaku perubahan,” tutur Annisa.

Baginya, semangat Kartini adalah obor estafet yang kini dipegang oleh perempuan-perempuan masa kini, termasuk mereka yang berkarya di dunia media. Lewat tulisan, lensa kamera, dan suara dalam berita, jurnalis perempuan terus menghidupkan api perjuangan Kartini menjadi corong keluarga, pemantik kesadaran publik, dan penggerak generasi mendatang.

PT SCM Raih Penghargaan atas Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah Konawe

Tidak Boleh Broo!!!