blank
Beranda /Daerah /Kalkon, Tempat Liburan Sederhana Warga Unaaha yang Kini Tinggal Kenangan

Kalkon, Tempat Liburan Sederhana Warga Unaaha yang Kini Tinggal Kenangan

Konaweinfo.com – Di pusat Kota Unaaha, pernah mengalir sebuah sungai yang begitu dekat dengan kehidupan warganya, Sabtu (31/1/2026).

Kali Konaweeha, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kalkon, dulu menjadi tempat liburan sederhana yang selalu ramai setiap akhir pekan.

Bagi masyarakat Unaaha, Kalkon bukan sekadar sungai. Ia adalah ruang kebersamaan. Tempat anak-anak bermain air, remaja bercengkerama, dan orang tua menghabiskan waktu santai di bawah pepohonan. Tanpa tiket masuk, tanpa perjalanan jauh, semua terasa cukup di tepian sungai ini.

Pada masa itu, akhir pekan di Kalkon hampir selalu identik dengan tikar yang digelar seadanya dan bekal makanan dari rumah.

Tak jarang, warga membawa ikan untuk dibakar bersama. Asap tipis mengepul, tawa terdengar bersahutan, dan suasana kekeluargaan tumbuh alami di sepanjang aliran sungai.

Tambang Pasir Ilegal Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS

Namun waktu berlalu, dan wajah Kalkon perlahan berubah. Sungai yang dulu terbentang luas kini tak lagi menampilkan aliran alami seperti dahulu.

Di sejumlah titik, pasir terlihat menumpuk, sementara di bagian lain tampak kubangan-kubangan bekas galian yang mengubah bentuk sungai.

Perubahan itu membuat Kalkon tak lagi menjadi pilihan utama warga untuk berlibur. Aktivitas keluarga yang dulu rutin perlahan menghilang.

Anak-anak yang dulu berenang kini hanya bisa mendengar cerita tentang kejernihan air dan luasnya hamparan sungai.

Seiring dengan itu, kebiasaan warga Unaaha pun ikut bergeser. Untuk menikmati permandian alami, masyarakat kini harus pergi ke luar kota, ke tempat-tempat wisata baru yang belakangan lebih dikenal. Padahal, dahulu semua itu bisa dinikmati di tengah kota.

PT SCM Raih Penghargaan atas Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah Konawe

Kenangan tentang Kalkon yang lama masih tersimpan rapi dalam ingatan banyak orang. Bahkan, jejak keindahannya masih dapat dilihat dalam sebuah video nostalgia dari kanal YouTube Novryani Sa Chanel yang diunggah sekitar tujuh tahun lalu.

Video tersebut memperlihatkan air yang jernih, bentang alam yang asri, serta warga yang menikmati sungai dengan penuh keceriaan.

Hari ini, Kalkon mungkin tak lagi menjadi tempat liburan keluarga. Namun bagi warga Unaaha, sungai itu tetap hidup sebagai kenangan kolektif tentang kesederhanaan, kebersamaan, dan masa ketika alam menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Kalkon kini tinggal cerita. Sebuah cerita tentang sungai yang pernah menjadi ruang bahagia di jantung kota, dan tentang kenangan yang masih mengalir dalam ingatan warganya.

Ampuh Sultra Laporkan Tambang Pasir Ilegal di Konaweeha, Polisi Didesak Bertindak

Tidak Boleh Broo!!!