blank
Beranda /Pariwara /Malam Puncak Gebyar Wisata Konawe Bersahaja Banjir Ribuan Penonton

Malam Puncak Gebyar Wisata Konawe Bersahaja Banjir Ribuan Penonton

Konaweinfo.com – Inolobunggadue Central Park (ICP) Unaaha berubah menjadi lautan manusia pada malam penutupan Gebyar Wisata Konawe Bersahaja 2025, Senin (18/8/2025). Sejak langit mulai meredup, denyut aktivitas di kawasan itu meningkat. Pedagang kaki lima menata lampu-lampu kecil di lapaknya, anak-anak berlarian dengan balon warna-warni, sementara kelompok pemuda memenuhi area tengah untuk menunggu pertunjukan musik yang paling ditunggu-tunggu.

Di tengah hiruk-pikuk itu, suasana mendadak riuh saat iring-iringan Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, dan Ketua TP PKK Hj. Hania Yusran memasuki lokasi. Banyak warga yang langsung mengarahkan kamera ponsel, sebagian melambaikan tangan, dan beberapa bahkan mendekat untuk sekadar bersalaman. Malam itu, ICP bukan hanya menjadi tempat hiburan, melainkan pusat interaksi antara pemerintah dan masyarakat.

blank

Rangkaian acara dibuka dengan penampilan musik tradisi yang memadukan unsur Tolaki dan instrumen modern. Nada-nada yang familiar bagi masyarakat lokal membuat penonton seketika larut. Pimpinan OPD yang ikut menyumbangkan suara memberikan suasana yang belum pernah terlhat dalam acara serupa lebih cair, lebih merakyat, dan menghadirkan kedekatan baru antara pejabat dan masyarakat.

Ketika sorotan lampu panggung diarahkan kepada Bupati Yusran, suasana berubah lebih hangat. Ia tidak sekadar menyapa, melainkan berbicara langsung mengenai arah pembangunan Konawe. Tanpa teks panjang, ia menjelaskan rencana pembangunan alun-alun kota sebagai ruang publik baru yang dapat dinikmati siapa saja.

Tambang Pasir Ilegal Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS

blank

Pertanyaannya kepada warga apakah mereka setuju dengan rencana tersebut memicu sorakan kompak yang menggema di seluruh ICP. Bagi sebagian warga, momen itu menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya dirancang dari balik meja, tetapi melibatkan aspirasi masyarakat.

Acara kemudian berlanjut ke sesi pembagian hadiah lomba. Namun hiburan sesungguhnya justru muncul ketika Bupati dan istrinya tampil berduet. Mereka membawakan salah satu lagu populer yang membuat suasana berubah menjadi seperti konser keluarga besar. Banyak warga tampak tersenyum, bernyanyi, dan mengabadikan momen itu. Malam pun terasa semakin dekat, seolah jarak antara pemimpin dan masyarakat dihapus oleh alunan musik.

blank

Keriuhan mencapai puncaknya saat penyanyi muda Angga Dermawan naik ke panggung. Begitu suara pertamanya terdengar, penonton langsung bergerak maju mendekati barikade pembatas. Lagu “Dola” membuat seluruh kawasan bergetar oleh suara koor ribuan warga. Ada yang melambaikan tangan mengikuti ritme, ada yang merekam, ada pula yang hanya berdiri terpaku menikmati suasana.

PT SCM Raih Penghargaan atas Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah Konawe

Penampilan Angga bukan sekadar hiburan, melainkan bukti bahwa festival ini mampu menarik minat generasi muda Konawe. Interaksinya yang santai dan penuh energi membuat penonton merasa diperhatikan, bukan sekadar menjadi kerumunan.

blank

Saat jarum jam mendekati akhir acara, langit ICP diterangi rentetan kembang api berwarna-warni. Ledakan cahaya yang memantul di wajah ribuan warga menciptakan pemandangan yang sulit dilupakan. Banyak yang bertahan hingga pertunjukan terakhir berakhir, seakan enggan pulang dari malam yang begitu penuh kejutan.

Penutupan Gebyar Wisata Konawe Bersahaja 2025 tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana ruang publik bisa mempertemukan aspirasi, budaya, hiburan, dan harapan masyarakat dalam satu perayaan besar.

Ampuh Sultra Laporkan Tambang Pasir Ilegal di Konaweeha, Polisi Didesak Bertindak

Tidak Boleh Broo!!!