Konaweinfo.com — Kebakaran yang melanda Pasar Sentral Tutuwi Motaha, Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Senin (8/12/2025) malam, menyisakan kerugian besar bagi para pedagang. Salah satu yang terdampak berat adalah H. Abdullah, pedagang sandal dan sepatu.
Lapaknya hangus dilalap api, membuat sebagian besar dagangan tak terselamatkan. Meski ada beberapa barang yang berhasil diamankan, jumlahnya hanya sedikit.
“Kemarin saya baru tambah barang sekitar Rp10 juta. Perkiraan total kerugian saya sekarang sekitar Rp50 juta, termasuk dagangan dan bangunan,” ujar H. Abdullah, pedagang asal Kelurahan Inalahi, Kecamatan Wawotobi.
Dari keterangan warga setempat yang enggan dipublikasikan namanya, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.30 Wita. Api cepat membesar di bagian tengah pasar sebelum akhirnya dipadamkan oleh tiga armada pemadam kebakaran.
“Barang-barang pedagang banyak yang tidak sempat diselamatkan. Api sudah terlalu cepat,” ujarnya.
Dari informasi awal, sekitar 18 lapak terdampak, termasuk lapak penjual buku, pedagang makanan mie, serta penjual aksesori seperti jam tangan.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun total kerugian para pedagang diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
