Konaweinfo.com — Satreskrim Polres Konawe menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Anoa 2025 pada Rabu malam, 7 Mei 2025. Dalam operasi yang menyasar aksi premanisme, prostitusi, miras, dan kepemilikan senjata tajam ini, sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Konawe menjadi target utama.
KBO Satreskrim Polres Konawe, Ipda Fajar, menjelaskan operasi dimulai pukul 21.00 Wita dengan apel persiapan di Mako Polres Konawe yang dipimpin oleh Kasat Reskrim, AKP Abd. Azis Husein Lubis.
“Tim langsung menyasar hotel-hotel di wilayah Konawe dan berhasil mengamankan sembilan orang,” ujar Ipda Fajar.
Mereka yang diamankan terdiri dari enam pasangan yang bukan suami istri, dua pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam, serta tiga anak di bawah umur yang ditemukan dalam situasi mencurigakan.
“Untuk pasangan ilegal dan anak-anak di bawah umur, kami buatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Sementara dua pemuda pembawa sajam kami proses hukum lebih lanjut dengan Laporan Polisi Model A,” jelasnya.
Tak hanya itu, dalam operasi ini polisi juga berhasil mengungkap satu kasus prostitusi yang telah menjadi target operasi (TO) Ops Pekat Anoa 2025.
Ipda Fajar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Konawe dalam menjaga ketertiban masyarakat dan menekan praktik-praktik sosial yang meresahkan warga.
“Operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala,” tutupnya.
