Konaweinfo.com – Seorang remaja berusia 16 tahun di Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, diduga menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka berat berupa patah rahang dan gigi copot. Keluarga korban meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.
Orang tua korban, Kusman, mengatakan kejadian yang menimpa anaknya, Andika Pratama, terjadi pada Sabtu (17/2/2036) malam. Kronologi kejadian ia ketahui berdasarkan cerita korban dan teman-temannya.
Menurut Kusman, sebelum kejadian anaknya bersama beberapa teman sedang duduk di sebuah bengkel. Saat itu melintas dua sepeda motor berboncengan sambil berteriak, sehingga anaknya dan teman-temannya sempat mengejar dan berinteraksi singkat.
“Mereka sempat saling tanya asal daerah. Anak saya bilang tidak ada masalah karena sama-sama saudara, lalu mereka berpisah,” ujar Kusman, Jumat (23/1) kepada konaweinfo.com.
Setelah kembali ke bengkel, korban meminjam sepeda motor temannya dengan alasan ingin pulang makan. Namun di perjalanan, korban teringat adanya acara lulo di wilayah Andaroa dan memutuskan untuk singgah menonton.
“Setibanya di lokasi, anak saya tiba-tiba ditarik oleh seseorang dan langsung dipukul. Setelah itu diseret ke tempat gelap, di mana sudah ada beberapa orang menunggu,” jelas Kusman.
Ia menuturkan, korban sempat melihat tiga orang pelaku. Namun setelah terjatuh, korban merasakan lebih banyak orang datang dan menginjak-injak tubuhnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat berupa patah rahang kiri dan kanan, luka robek di bagian pipi dekat bibir, serta beberapa gigi copot dan goyang. Korban juga telah menjalani perawatan medis intensif akibat cedera yang dialaminya.
“Anak saya tidak tahu pasti senjata apa yang digunakan. Dari para pelaku, hanya satu orang yang ia kenal, bernama Aan, yang pertama kali memukul,” ungkap Kusman.
Kusman menambahkan, peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke Polsek Sampara untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami sebagai keluarga berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini dan menangkap para pelaku. Anak kami masih di bawah umur dan mengalami luka serius,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih dimintai keterangan terkait perkembangan penanganan kasus dugaan pengeroyokan tersebut.
JURNALIS : AJID RAIHAN
