blank
Beranda /Daerah /Warga dan Karang Taruna Anggaberi Semarakkan Pawai Obor Ramadhan

Warga dan Karang Taruna Anggaberi Semarakkan Pawai Obor Ramadhan

Konawe – Warga Kelurahan Anggaberi bersama Karang Taruna Tutuwi Motaha menggelar pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Selasa (17/2/2026) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu yang tergabung dalam majelis ta’lim.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Pemerintah Kelurahan Anggaberi sebagai bentuk syiar keagamaan sekaligus upaya mempererat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

Lurah Anggaberi, Adnan, S.Sos., menyampaikan bahwa pawai obor bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan memiliki makna sosial dan spiritual yang kuat.

“Selain sebagai sarana syiar keagamaan dalam rangka memperingati awal Ramadhan, kegiatan ini juga dimaknai sebagai perekat dan pemersatu seluruh elemen masyarakat yang berada di Kelurahan Anggaberi,” ujarnya, Rabu (18/2).

Tambang Pasir Ilegal Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS

Ia menambahkan, kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

“Kegiatan ini insya Allah akan menjadi rutinitas tiap awal dan akhir Ramadhan. Tepatnya saat malam takbiran juga akan kami peringati,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Tutuwi Motaha Kelurahan Anggaberi, Rudianto, AP.Stat., SM., mengatakan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi motivasi bagi pemuda-pemudi untuk terus menghidupkan tradisi pawai obor.

“Antusias anak-anak dan ibu-ibu yang tergabung dalam majelis ta’lim menjadi salah satu alasan kami, pemuda-pemudi Kelurahan Anggaberi, untuk selalu mengadakan pawai obor ini,” katanya.

Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat tali kekeluargaan dan menumbuhkan kembali kehangatan sosial di tengah masyarakat.

PT SCM Raih Penghargaan atas Kontribusi Besar bagi Pembangunan Daerah Konawe

“Ramadhan ini merupakan momentum dalam memperkuat tali kekeluargaan, menumbuhkan kembali kehangatan di tengah-tengah masyarakat, tanpa mengurangi esensi puasa itu sendiri. Kita sama-sama tahu bahwa bulan ini merupakan bulan yang penuh berkah dalam berbagi dan meningkatkan amal saleh,” pungkasnya.

Pawai obor tersebut menjadi simbol kebersamaan dan semangat religius warga Anggaberi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh suka cita dan harapan keberkahan.

Tidak Boleh Broo!!!