Bupati Yusran Optimistis Program Cetak Sawah Baru 5.000 Hektar di Konawe Segera Terwujud
Beranda /Pariwara /Bupati Yusran Optimistis Program Cetak Sawah Baru 5.000 Hektar di Konawe Segera Terwujud

Bupati Yusran Optimistis Program Cetak Sawah Baru 5.000 Hektar di Konawe Segera Terwujud

Konaweinfo.com – Pemerintah Kabupaten Konawe terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Salah satu langkah strategis yang tengah diperjuangkan adalah program pencetakan sawah baru seluas 5.000 hektar, yang diharapkan bisa meningkatkan produksi pangan lokal dan memberi kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

Optimisme itu disampaikan langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, usai menghadiri Rapat Percepatan Kontrak Survei Investigasi Desain (SID) Cetak Sawah Tahun Anggaran 2025, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, di Jakarta, Senin (14/4/2025).

Bupati Yusran Optimistis Program Cetak Sawah Baru 5.000 Hektar di Konawe Segera Terwujud

Bupati Konawe H. Yusran Akbar bersalaman dengan peserta rapat usai membahas percepatan program cetak sawah 5.000 hektar di Kantor Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian.

Rapat strategis ini dipimpin oleh Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Husnain, MP., M.Sc., Ph.D., dan merupakan bagian dari implementasi Program Prioritas Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini menitikberatkan pada upaya besar-besaran di sektor pertanian demi terwujudnya swasembada pangan, energi, dan air di Indonesia.

Dalam rapat tersebut, Bupati Yusran hadir bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Konawe, H. Gunawan Samad. Keduanya menyampaikan langsung kesiapan daerah serta potensi besar yang dimiliki Konawe dalam mendukung program cetak sawah ini. Menurut Yusran, Kabupaten Konawe selama ini dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi di Sulawesi Tenggara, dengan ketersediaan lahan dan sumber daya air yang sangat memadai.

Bupati Yusran Optimistis Program Cetak Sawah Baru 5.000 Hektar di Konawe Segera Terwujud

Bupati Konawe H. Yusran Akbar bersalaman dengan Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian.

“Kami memiliki cadangan lahan pertanian yang cukup luas, mencapai 9.836,67 hektar. Potensi total lahan sawah kami sebesar 38.176,27 hektar, dan saat ini yang sudah berfungsi optimal sekitar 26.702,17 hektar. Artinya, masih banyak lahan potensial yang bisa dikembangkan, apalagi dengan dukungan dari pemerintah pusat,” jelas Yusran.

Mahasiswa KKN USN Kolaka Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Desa Lalonggowuna

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah selama ini menjadi salah satu hambatan dalam mengoptimalkan potensi lahan tersebut. Karena itu, kolaborasi dengan Kementerian Pertanian menjadi sangat krusial.

Bupati Yusran Optimistis Program Cetak Sawah Baru 5.000 Hektar di Konawe Segera Terwujud

Bupati Konawe H. Yusran Akbar meninjau kondisi rumah warga dalam kunjungan lapangan, didampingi tim teknis dan dokumentasi.

“Konawe diberkahi tanah yang subur dan air yang melimpah. Jika program ini bisa berjalan dengan baik, kami sangat yakin produksi beras akan meningkat signifikan. Ini bukan hanya penting bagi Konawe, tetapi juga untuk ketahanan pangan nasional secara keseluruhan,” ujar Yusran dengan penuh semangat.

Dalam paparannya, Yusran menjelaskan bahwa lokasi cetak sawah baru telah dipetakan di sejumlah kecamatan yang dinilai memiliki ketersediaan air dan kondisi lahan yang sesuai. Pemerintah daerah pun siap terlibat aktif mulai dari pendampingan teknis, penyuluhan kepada petani, hingga memastikan keberlanjutan program ini ke depan.

Komitmen Pemda Konawe ini mendapat respon positif dari pemerintah pusat. Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Husnain, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif dan keseriusan yang ditunjukkan oleh Bupati Yusran dan jajarannya.

“Kami sangat mendukung langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemkab Konawe. Daerah ini memang memiliki potensi besar untuk mendukung program cetak sawah nasional. Kami akan segera melakukan evaluasi lanjutan agar proses pelaksanaan program bisa dipercepat,” ungkap Husnain.

Dr. Syarifuddin Tundreng Terpilih sebagai Rektor USN Kolaka

Menurutnya, kehadiran langsung kepala daerah dalam rapat tingkat nasional seperti ini adalah bentuk komitmen politik yang penting dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah. Pemerintah pusat berharap proses penandatanganan kontrak SID bisa segera dilakukan, setelah tahapan analisis kelayakan teknis dan lingkungan selesai dilaksanakan.

Lebih dari sekadar program pertanian, rencana pencetakan sawah baru ini juga dinilai akan membawa dampak ekonomi dan sosial yang luas. Dengan bertambahnya areal tanam padi, maka lapangan kerja di sektor pertanian pun akan meningkat. Petani lokal akan mendapat manfaat langsung dari program ini, baik dari sisi pendapatan maupun dari segi penguatan kapasitas produksi.

Selain itu, keberhasilan program ini akan semakin meneguhkan posisi Kabupaten Konawe sebagai salah satu sentra produksi beras terbesar di kawasan timur Indonesia. Di tengah berbagai tantangan global, seperti krisis pangan dan perubahan iklim, langkah Konawe untuk memperkuat sektor pertanian menjadi sangat relevan dan strategis.

“Insya Allah, kami akan terus mendorong percepatan pelaksanaan program ini. Kami percaya dengan kerja sama yang baik antara pusat dan daerah, cita-cita kita bersama untuk mewujudkan swasembada pangan bisa tercapai,” pungkas Bupati Yusran.

Dengan sinergi yang semakin erat antara pemerintah pusat dan daerah, program cetak sawah 5.000 hektar di Konawe bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju masa depan pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Dosen Unilaki Dipercaya Kemenkop Jadi Pengajar Pelatihan Manajer KDKMP di Manado

Tidak Boleh Broo!!!