Konaweinfo.com – Pemerintah Kabupaten Konawe, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), menggelar orientasi bagi 901 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap IV tahun 2024. Kegiatan ini menyasar para tenaga guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan, dengan tujuan membentuk aparatur yang profesional dan berdedikasi.
Acara yang berlangsung di Gedung Wekoila pada hari Rabu (16/4/2024) ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 16 hingga 19 April. Orientasi secara resmi dibuka oleh Bupati Konawe, Yusran Akbar, dengan kehadiran Sekretaris Daerah Ferdinand Sapan, Kepala BKPSDM Suparjo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Suryadi.

Ratusan peserta PPPK antusias mengikuti orientasi tahap IV di Gedung Wekoila, Konawe, Rabu (16/4/2024).
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menekankan bahwa orientasi ini merupakan langkah awal dalam menanamkan nilai-nilai ASN yang integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab—hal yang esensial dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Orientasi ini bukan sekadar formalitas; ini adalah momen penting untuk membentuk karakter dan menanamkan etos kerja yang tinggi pada seluruh peserta PPPK,” tutur Yusran.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, saat membuka orientasi PPPK tahap IV tahun 2024 di Gedung Wekoila, Rabu (16/4/2024).
Ia juga menjelaskan bahwa, berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, kontrak kerja PPPK dapat bervariasi. Namun, untuk tahap IV ini, Pemerintah Kabupaten Konawe menetapkan masa kontrak selama lima tahun dengan evaluasi kinerja rutin setiap tahun.
“Evaluasi tahunan ini akan menjadi dasar untuk perpanjangan atau penghentian kontrak. Jika terjadi pelanggaran serius terhadap norma dan standar, kontrak dapat diputus sebelum masa kerja berakhir,” tegasnya.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, bersama panitia dan jajaran usai membuka orientasi PPPK tahap IV tahun 2024 di Gedung Wekoila, Rabu (16/4/2024).
Bupati Yusran pun memberikan pesan khusus kepada masing-masing kelompok bidang. Untuk para tenaga guru, ia mengingatkan pentingnya peran sebagai panutan dan pelita bagi generasi muda. Bagi tenaga kesehatan, ia menekankan peran vital dalam menjaga kesehatan masyarakat, serta bagi tenaga teknis, dituntut untuk menjadi motor penggerak pembangunan melalui inovasi dan keahlian.
“Orientasi ini saya harapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan peran strategis kalian. Kalian adalah ujung tombak dalam pelayanan publik serta pembangunan Konawe,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Yusran mengajak seluruh peserta untuk terus belajar, meningkatkan dedikasi, dan menjaga integritas dalam setiap langkah, sehingga dapat mewujudkan visi besar Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan – Bersahaja.
“Semoga kalian menjadi bagian dari perubahan positif yang membawa kemajuan nyata bagi Konawe,” pungkasnya.
Orientasi PPPK di Konawe: Bupati Yusran Serukan Semangat ‘Bersahaja’ bagi 901 Peserta
Konaweinfo.com – Pemerintah Kabupaten Konawe, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), menggelar orientasi bagi 901 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap IV tahun 2024. Kegiatan ini menyasar para tenaga guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan, dengan tujuan membentuk aparatur yang profesional dan berdedikasi.
Acara yang berlangsung di Gedung Wekoila pada hari Rabu (16/4/2024) ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 16 hingga 19 April. Orientasi secara resmi dibuka oleh Bupati Konawe, Yusran Akbar, dengan kehadiran Sekretaris Daerah Ferdinand Sapan, Kepala BKPSDM Suparjo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Suryadi.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menekankan bahwa orientasi ini merupakan langkah awal dalam menanamkan nilai-nilai ASN yang integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab—hal yang esensial dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Orientasi ini bukan sekadar formalitas; ini adalah momen penting untuk membentuk karakter dan menanamkan etos kerja yang tinggi pada seluruh peserta PPPK,” tutur Yusran.
Ia juga menjelaskan bahwa, berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, kontrak kerja PPPK dapat bervariasi. Namun, untuk tahap IV ini, Pemerintah Kabupaten Konawe menetapkan masa kontrak selama lima tahun dengan evaluasi kinerja rutin setiap tahun.
“Evaluasi tahunan ini akan menjadi dasar untuk perpanjangan atau penghentian kontrak. Jika terjadi pelanggaran serius terhadap norma dan standar, kontrak dapat diputus sebelum masa kerja berakhir,” tegasnya.
Bupati Yusran pun memberikan pesan khusus kepada masing-masing kelompok bidang. Untuk para tenaga guru, ia mengingatkan pentingnya peran sebagai panutan dan pelita bagi generasi muda. Bagi tenaga kesehatan, ia menekankan peran vital dalam menjaga kesehatan masyarakat, serta bagi tenaga teknis, dituntut untuk menjadi motor penggerak pembangunan melalui inovasi dan keahlian.
“Orientasi ini saya harapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan peran strategis kalian. Kalian adalah ujung tombak dalam pelayanan publik serta pembangunan Konawe,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Yusran mengajak seluruh peserta untuk terus belajar, meningkatkan dedikasi, dan menjaga integritas dalam setiap langkah, sehingga dapat mewujudkan visi besar Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan – Bersahaja.
“Semoga kalian menjadi bagian dari perubahan positif yang membawa kemajuan nyata bagi Konawe,” pungkasnya.