Konaweinfo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe di bawah kepemimpinan Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menegaskan komitmen memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkoba.
Upaya ini menjadi salah satu prioritas utama dalam menjaga generasi muda Konawe agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang.
Bupati Yusran Akbar kembali menegaskan komitmen tersebut saat berbincang santai dengan sejumlah pemuda di kediamannya, Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, belum lama ini.
Dalam dialog itu, Yusran menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam menyediakan ruang-ruang positif untuk mengurangi potensi keterlibatan pemuda dengan narkoba.
“Kita harus membuat kegiatan yang bermanfaat bagi pemuda agar mereka tidak punya kesempatan terlibat hal-hal negatif, termasuk mengonsumsi narkoba,” ujar Yusran Akbar, Minggu (16/11/2025).
Ia menjelaskan, kegiatan positif yang dimaksud tidak hanya terbatas pada olahraga, tetapi juga aktivitas kreatif dan hiburan. Pemkab Konawe berencana menggiatkan berbagai turnamen seperti futsal, voli, bulutangkis, hingga tenis meja.
Selain itu, kegiatan seni, pameran kreatif, hingga turnamen game juga akan dirancang sebagai wadah pengembangan bakat anak muda.
Menurut Yusran, keterlibatan aktif pemuda dalam kegiatan produktif dapat mengarahkan mereka pada pola hidup sehat dan menjauhkan diri dari tindakan menyimpang.
“Jika event olahraga rutin digelar, setiap cabang pasti membutuhkan banyak tim. Artinya, ratusan pemuda bisa terlibat. Pemerintah harus menyediakan ruang itu sebagai bentuk pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Yusran juga berencana menyiapkan dana pembinaan bagi kelompok atau peserta yang berprestasi dalam setiap kegiatan.
Penghargaan tersebut akan dibarengi dengan sosialisasi bahaya narkoba agar pemuda semakin memahami dan mewaspadai ancamannya.
“Dengan cara ini, pemuda bukan hanya terpacu berprestasi, tetapi juga memiliki pemahaman lebih kuat terhadap bahaya narkoba,” ujar Bupati Konawe yang dikenal hobi bermain tenis meja tersebut.
Di sisi lain, Pemkab Konawe telah menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Konawe dan Polres Konawe dalam memperkuat upaya pencegahan dan penegakan hukum terkait narkoba.
Yusran menegaskan bahwa Konawe termasuk daerah yang rawan peredaran narkoba, terlihat dari berbagai penangkapan yang dilakukan aparat.
“Sebagai pemerintah, kami akan terus berupaya memerangi narkoba di Kabupaten Konawe. Anak muda adalah masa depan daerah dan bangsa, mereka harus terlindungi dari ancaman narkoba,” tegasnya.
